Telaah Kurikulum

KOMPONEN-KOMPONEN PENGEMBANGAN KURILULUM

Kurikulum dalam arti sempit berarti kumpulan mata pelajaran atau bahan ajar. Dalam arti luas, kurikulum meliputi semua pengalaman yang diperoleh siswa karena pengarahan bimbingan dan tanggung jawab sekolah. Dalam lingkup yang luas ataupun sempit kurikulum membentuk desain yang menggambarkan pola organisasi dari komponen-komponen kurikulum dengan perlengkapan penunjangnya. Continue reading

Categories: Telaah Kurikulum | Leave a comment

PENDEKATAN DAN MODEL PEMBELAJARAN

  1. A.           Pendekatan Pembelajaran

Puskur Balitbang  Depdiknas (2002) menawarkan 2 macam pendekatan pembelajaran, yaitu :

 

  1. 1.             Pendekatan bermakna

Pembelajaran bermakna merupakan kegiatan pembelajaran yang menitikberatkan pada kegunaan pengalaman belajar pada kehidupan nyata peserta didik. Dalam hal ini guru dituntut mampu meyakinkan secara realistik suatu pengalaman belajar dengan menekankan pada siswa belajar secara aktif dan dapat memotivasi belajar yang tinggi kepada peserta didik. Tahapan dalam pelaksanaan pembelajaran bermakna yang ditawarkan Puskur adalah : Continue reading

Categories: Telaah Kurikulum | Leave a comment

PRINSIP-PRINSIP BELAJAR

 

Prinsip belajar ialah petunjuk atau cara yang perlu diikuti untuk melakukan kegiatan belajar. Siswa akan berhasil dalam belajarnya jika memperhatikan prinsip-prinsip belajar. Prinsip belajar akan menjadi pedoman bagi siswa dalam belajar.

Ada 8 (delapan) prinsip belajar yang perlu diketahui, sebagai berikut: Continue reading

Categories: Telaah Kurikulum | Leave a comment

KOPONEN-KOMPONEN BELAJAR

 

  1. A.           Tujuan

Tujuan merupakan suatu cita-cita yang ingin dicapai dari pelaksanaan pembelajaran. Tidak ada suatu pembelajan yang diprogramkan tanpa tujuan, karena hal itu merupakan suatu hal yang tidak memiliki kepastian dalam menentukan arah, target akhir dan prosedur yang dilakukan.

Tujuan dala pembelajaran merupakan suatu cita-cita yang bernilai normatif. Sebab dalam tujuan terdapat sejumlah nilai yang harus ditanamkan kepada siswa. Tujuan pembelajaran yang harus berpusat pada perubahan prilaku siswa yang diinginkan, dan karenanya harus dirumuskan secara operasional, dapat diukur dan dapat diamati ketercapaiannya. Continue reading

Categories: Telaah Kurikulum | Leave a comment

KONSEP DASAR PEMBELAJARAN

 

  1. A.           Konsep Belajar

Konsep belajar menurut pengajar sangat menentukan keberhasilan proses pembelajaran. Jika pengajar menganggap bahwa belajar hanyalah menghafal atau hanya mendengarkan keterangan guru maka selama itu pula pembelajaran masih terpusat pada guru dan tidak pada siswa yang seharusnya mengalami belajar.

Belajar pada hakikatnya adalah “perubahan” yang terjadi di dalam diri seseorang setelah berakhirnya melakukan aktivitas tertentu. Walaupun pada kenyataannya tidak semua perubahan termasuk kategori belajar. Perubahan yang dimaksud disini adalah perubahan yang terjadi secara sadar dan setuju untk memperoleh sesuatu yang lebih baik dari sebelumnya. Continue reading

Categories: Telaah Kurikulum | Leave a comment

EVALUASI KURIKULUM

 

  1. 1.             Pengertian Evaluasi

Menurut Guba dan Lincoln mendefinisikan evaluasi sebagai suatu proses memberikan pertimbangan mengenai nilai dan arti sesuatu yang dipertimbangkan (evaluand). Sesuatu yang dipertimbangkan itu bisa berupa orang, benda, kegiatan, keadaan, atau sesuatu kesatuan tertentu (Hamid Hasan 1988).

Continue reading

Categories: Telaah Kurikulum | Leave a comment

PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM

Kurikulum merupakan rancangan pendidikan yang merangkum semua pengalaman belajar yang disediakan bagi siswa disekolah. Agar kurikulum dapat berfungsi sebagai pedoman, maka ada sejumlah prinsip dalam proses pengembangannya.

  1. A.           Prinsip-Prisip Umum

Ada beberapa prinsip umum dalam pengembangan kurikulum, yaitu: Continue reading

Categories: Telaah Kurikulum | Leave a comment

LANDASAN PENGEMBANGAN KURIKULUM

Ada tiga landasan pengembangan kurikulum, yakni landasan filosofis, psikologis, dan sosiologis-teknologis. Ketiga landasan tersebut diuraikan sebagai berikut;

  1. A.           Landasan Filosofis

Filsafat berasal dari bahasa Yunani kuno, yaitu dari kata “philos”dan “sophia”. Philos artinya cinta yang mendalam, dan Sophia adalah kearifan atau kebijaksanaan. Denga demikian filsafat secara harfiah dapat diartikan sebagai cinta yang mendalam akan kearifan. Secara popular filsafat diartikan sebagai pandangan hidup suatu masyarakat atau pendirian hidup bagi individu. Dengan demikian, maka jelas setiap individu atau setiap kelompok masyarakat secara filosofis akan memiliki pandangan hidup yang mungkin berbeda sesuai dengan nilai-nilai yang dianggapnya baik. Continue reading

Categories: Telaah Kurikulum | 2 Comments

Blog at WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Ihsanulirfan's Blog

physics is my life :)

JEJAK KATA BUANA - KRIS BHEDA SOMERPES

Bertualang Dalam Rimba Kata, Menulis yang Terhempas, Mencatat yang Terbuang

Kebab Ajieb And Spirit Tea

Just another WordPress.com site

isnaherawaty

Just another WordPress.com site

RINO LIGHT_Sugeng Santoso

Karya, Bisnis, dan Usahaku Untuk Berbagi Bersama Kalian

Alamendah's Blog

Flora, Fauna, dan Alam Indonesia

Adi Maja Diary

welcome in my life

Catatan si Kecil

A great WordPress.com site

Wachied Van Eerlijk

A topnotch WordPress.com site

My Site The Munawar

Tersenyumlah Karena Ku Tau Senyummu Itu Indah

Newbie Tora

Takkan ada perubahan tanpa ada perbuatan

fabelster

Education & Music

WordPress.com News

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,008 other followers