Masa Hijrah III

Sering kita lihat mesjid-mesjid menggunakan nama Al Muhajirin, Baitul Muhajirin, Al Hijrah. dengan menggunakan nama hijrah pada mesjid-mesjid mereka, itu menandakan memang manusia itu memerlukan hijrah.

Sedikit dari kisah Rasulallah SAW yang bisa kita ambil ibrahNya. Pada suatu malam ketika Rasulullah berada di bukit Aqabah yang tak jauh dari tempat melempar jumrah saat ini, bertemulah Ia dengan enam orang warga Yatsrib. Mereka berbincang dengan Nabi tentang berbagai hal yang menyangkut hidup dan penghidupan. Rupanya enam orang itu sangat antusias mendengar pernyataan-pernyataan Rasulullah yang membacakan ayat-ayat Al-Qur’an. Dengan hidayah Allah, akhirnya mereka memilih Islam dan membawa Islam di tengah-tengah masyarakat Yatsrib. Keenam orang itu dicatat dalam sejarah bernama As’ad ibn Jurarah, Rafi ibn Malik, Auf bin Harits, Uqbah bin Amir, dan Jabir ibn Abdillah.

Dengan kepeloporan enam orang Yatsrib itu, nama Rasulullah dikenal luas. Pada musim berikutnya yakni tahun ke-12 dari kenabian, lima dari enam orang tadi datang lagi ke Mekah dengan membawa tujuh kawan lainnya ke Mina. Kepada mereka dibacakan ayat-ayat Al-Qur’an, lalu terbukalah hatinya dan mengucapkan dua kalimat syahadat.

Peristiwa itu dikenal sebagai Bai’atul Aqabah al Ula yang isinya kesiapan untuk tidak pergi tanpa izin, tidak zina, tidak membunuh anak, tidak berdusta, tidak menolak kebaikan, patuh kepada perintah Allah dan Rasul, tidak merebut sesuatu yang merupakan hak orang lain, berani mengatakan kebenaran, dan tidak takut hinaan orang lain saat menjalankan ketaatan.

Dengan hijrah Rasulullah pada tahun 622 M, tujuh tahun kemudian tepatnya tahun 629 M, Nabi sudah bisa kembali ke Mekah dan menaklukkannya (fathul-makkah). Itu lah kegemilangan strategi dakwah melalui hijrah.

Mungkin kisah Rasulallah diatas adalah makna hijrah dengan skala besarnya. Lalu bagaimana kita melaksanakan hijrah ?

Sedikit kisah hidup saya tentang hijrah.

Bisa dikatakan bahwasanya  kisah hijrah saya bermula karena kebencian, pada judul sebelumnya telah saya paparkan  tentang kehidupan saya yang penuh dengan kebencian dan kesedihan. keadaan tersebut  mendorong saya untuk melaksanakan hijrah, kebetulan pada saat itu orang tua saya  menyuruh masuk pesantren, sayapun mematuhi keinginan mereka.

Setelah saya  lulus dari sekolah dasar. Dari dua minggu liburan sekolah, pikiran mulai tidak karuan, memikirkan bahwa saya akan berpisah dengan orangtua, berpisah dengan kamar dan kasur yang saya tiduri, berpisah dengan jendela yang apabila saya bangun tidur membuka jendela sembari menikmati udara pagi, berpisah dengan masakan bunda yang tidak tergantikan, berpisah dengan cerita yang selalu ayah berikan ketika  mati lampu. Namun semua itu tidak mengurungkan niat saya untuk pergi dari teman-teman yang menanamkan kebencian dan kesedihan kepada akal dan hati saya.

Hari sabtu berkemas menyiapkan segala keperluan. Hari minggu pagi saya pergi diantar keluarga. Dan  Tepatnya saya sekolah dan pesantren diyayasan As-Syafi’iah cikeris, bojong Purwakarta. Sesampainya dipesantren, kami mendatangi rumah bapa kyai, lamanya dirumah bapa  kyai, keluargapun harus meninggalkan pesantren. Sudah lama tidak meneteskan air mata, keluarlah air mata saat bersalaman dan berpelukan dengan bunda. Merekapun pergi, sambil berjalan keluar dan menaiki mobil, saya hanya melihat dijendela dan tanpa henti menenteskan air mata, sudah jauhlah mobil yang mereka tumpangi. Tetesan air matapun berhenti ketika saya teringat akan teman-teman yang ada dirumah.

Alhamdulillah berkat Tuhan yang menyayangi saya, pesantren ini membuat saya mengenal dasar-dasar agama yang begitu indah bila dikerjakan dalam kehidupan sehari-hari. Dan kebencian saya akan teman-teman dirumah perlahan memudar.

Bisa ditarik kesimpulan bahwa hijrah itu benar-benar akan merubah pola pikir. Hidup akan terasa dinamis. Segala kebencian dan kesedihan saya dipudarkan oleh Tuhan dengan cara dihijrahkan.

Categories: My Story | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Ihsanulirfan's Blog

physics is my life :)

Kebab Ajieb And Spirit Tea

Just another WordPress.com site

isnaherawaty

Just another WordPress.com site

RINO LIGHT_Sugeng Santoso

Karya, Bisnis, dan Usahaku Untuk Berbagi Bersama Kalian

Alamendah's Blog

Flora, Fauna, dan Alam Indonesia

Adi Maja Diary

welcome in my life

Catatan si Kecil

A great WordPress.com site

Wachied Van Eerlijk

A topnotch WordPress.com site

My Site The Munawar

Tersenyumlah Karena Ku Tau Senyummu Itu Indah

Newbie Tora

Takkan ada perubahan tanpa ada perbuatan

fabelster

Education & Music

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: