PRINSIP-PRINSIP BELAJAR

 

Prinsip belajar ialah petunjuk atau cara yang perlu diikuti untuk melakukan kegiatan belajar. Siswa akan berhasil dalam belajarnya jika memperhatikan prinsip-prinsip belajar. Prinsip belajar akan menjadi pedoman bagi siswa dalam belajar.

Ada 8 (delapan) prinsip belajar yang perlu diketahui, sebagai berikut:

  1. Belajar perlu memiliki pengalaman dasar. Pada dasarnya seseorang akan mudah belajar sesuatu jika sebelumnya memiliki pengalaman yang akan mempermudahnya dalam memperoleh pengalaman baru.
  2. Belajar harus bertujuan yang jelas dan terarah. Adanya tujuan-tujuan akan dapat membantu dalam menuntun guna tercapainya tujuan.
  3. Belajar memerlukan situasi yang problematis. Situasi yang problematis ini akan membantu membangkitkan motivasi belajar. Siswa akan termotivasi untuk memecahkan problem tersebut. Semakin sukar problem yang dihadapi, semakin keras usaha berfikir untuk memecahkannya.
  4. Belajar harus memiliki tekat dan kemauan yang keras dan tidak mudah putus asa. Banyak orang yang gagal dalam belajar karena tidak memiliki tekat dan kemauan yang kuat untuk belajar. Bagi mereka, belajar hanya sekedar datang, duduk, dan diam. Tidak menutu kemungkinan, orang tersebut setelah belajar tidak memiliki pengetahuan apapun dari hasil belajarnya. Putus asa juga akan mempengaruhi keberhasilan dalam belajar. Mudah putus asa menyebabkan gairah belajar menjadi berkurang karena menganggap sesuatu yang dipelajarinya tersebut tidak sesuai atau benar-benar tidak sanggup dipelajari sehingga muncul pertanyaan “untuk apa saya belajar?”.
  5. Belajar memerlukan bimbingan, arahan, serta dorongan. Ini akan mempermudah dalam hal penerimaan serta pemahaman akan suatu materi. Seseorang yang mengalami kelemahan dalam belajar akan banyak mendatangkan hasil yang membangun jika diberi bimbingan, arahan, serta dorongan yang baik.
  6. Belajar memerlukan latihan. Memperbanyak latihan dapat membantu menguasai segaa sesuatu yang dipelajari, mengurangi kelupaan, dan memperkuat daya ingat.
  7. Belajar memerlukan metode yang tepat. Metode belajar yang tepat memungkinkan siswa belajar lebih efektif dan efisien. Metode yang dipakai dalam belajar dapat disesuaikan dengan siswa
    (orang yang belajar), yaitu metode yang membuat dia cepat faham.
  8. Belajar membutuhkan waktu dan tempat yang tepat. Karena factor waktu dan ini merupakan factor yang sangat mempengaruhi keberhasilan siswa dalam belajar, factor ini perlu mendapat perhatian lebih serius.
Categories: Telaah Kurikulum | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Ihsanulirfan's Blog

physics is my life :)

Kebab Ajieb And Spirit Tea

Just another WordPress.com site

isnaherawaty

Just another WordPress.com site

RINO LIGHT_Sugeng Santoso

Karya, Bisnis, dan Usahaku Untuk Berbagi Bersama Kalian

Alamendah's Blog

Flora, Fauna, dan Alam Indonesia

Adi Maja Diary

welcome in my life

Catatan si Kecil

A great WordPress.com site

Wachied Van Eerlijk

A topnotch WordPress.com site

My Site The Munawar

Tersenyumlah Karena Ku Tau Senyummu Itu Indah

Newbie Tora

Takkan ada perubahan tanpa ada perbuatan

fabelster

Education & Music

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: